Selasa, 22 September 2009

puisi

Dongeng Cinta
untuk putriku

Suatu hari menjelang tidur,
seanak buta sejak lahir bertanya kepada ibunya:
“Ibu, apakah cinta itu?”
Sang Ibu tergagap, tapi kemudian makhlum.

Anakku,
Kau tahu apa yang sering ibu lakukan terhadapmu?
“Ya. Ibu selalu menggandeng tanganku,
menuntunku ke mana aku berjalan dalam kegamangan
menggapai dunia Nyata.”

Anakku,
Itulah cinta.
Selamat malam…

Januari 2008


Mata
untuk istriku

mata,
berpejamlah untukku …
aku akan menunjukkan
di mana kerawanan cinta dan
kecantikanmu.

Juli 2007

Mosaik Bulu Ayam
untuk sahabat

seorang perempuan cantik datang
kepada sahabatnya seniman bulu ayam,
ingin memiliki salah satu buah tangannya:

1) “Boleh aku pasang lukisan itu di rumahku?”
Perempuan itu mengamat-amati lukisan itu.
Kau tahu siapa dia?
“Itu perempuan cantik berambut bulu ayam piaraan!”
“Lalu…?”

Perempuan itu terdiam,
Hatinya bertanya kepada bayang-bayang
Wajahnya sendiri di balik bulan.

Sebulan kemudian,
perempuan itu kembali dengan membawa setangkai makna
2) “Aku tahu artinya. Perempuan itu selalu tertekan!”
“Lalu…?”

Perempuan itu tersenyum penasaran
Lalu terdiam, memandang bayang-bayang
wajahnya sendiri di balik bulan.
Sang seniman melepas senyum, mengembalikan penasaran.

Setahun kemudian,
3) “Apa sebenarnya makna lukisan itu?”
Perempuan itu menunggu jawab
“Itu cinta saya ketika menatap kau pertama.
Akankah kau minta?”

Juli 2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar